Kata mangga muda manis, mangga datangalah dari hila, orang ambon lah hitam manis, bikin nona tagila-gila,o.. ulate,
Itu sebait lagu O ulate yang lagi saya gandrungi akhir2 ini. Apa maksudnya ini? itu tandanya sakit saya kambuh lagi. Kenapa tidak lagu-lagu hijau daun atau lagi d Massiv yang lagi tenar belakangan ikni. Itu dia sakit saya. Telinga saya mungkin reinkarnasi dari telinga kakek saya atau telinga orang-orang lama yang doyan lagu ini di zamannya.
Omong-omong soal lagu O ulate ada beberapa lagu chaca ambon lagi yang sering nongol di list winamp saya. Ada lagu hura-hura cincin, waktu hujan sore-sore, sioh mama, mari berdendang. Pasti dari sebagian pembaca ada yang tak kenal lagu itu. Saya beretnik minang, sedangkan lagu itu dimainkan oleh etnik maluku, menurut ilmu antropologi, berasal dari keturunan austroloid yang dekat dengan teman-teman dari papua. Namun saya tak mempermasalahkan SARA seperti Andi Malaranggeng yang bawa-bawa nama Bugis sewaktu berkampanye Lanjutkan membaca ‘Ambon Manise’





