Beliau bernama Muharman, S.Pt

Image and video hosting by TinyPic

Di pinggir jalan Gajah Mada kami lagi duduk-duduk melihat dan menghitung kendaraan yang lewat. Teman-teman saya merokok sedangkan saya sibuk mengibas-ngibaskan tangan saya mengusir asap yang lewat di wajah saya  Teman saya berceletuh, “Cat, lo ingin masuk organisasi nggak?”

Dalam benak saya apa sih itu organisasi, dan buat apa sih bagi saya anak kelas 1 SMP sedangkan mereka sudah kelas 3 semua. Saya akhirnya diajak ke sebuah rumah dari kayu di seberangnya. Ternyata itu rumah Uni Ridha yang merupakan aktivis LSM perempuan (Hal ini baru saya ketahui di kemudian hari).

Organisasi itu bergerak di bidang kesenian dan Pecinta alam. Sepertinya saya yang p Lanjutkan membaca ‘Beliau bernama Muharman, S.Pt’

Renungan Kecil

Pemulung Non Oknum ?

Seorang sahabat datang menghampiri kamar, tak membawa kabar dan tak membawa makanan. Mampir duduk dan langsung menyentuh notebook saya yang memang hidup sedari tadi. Berceloteh seolah saya pasti akan menyimak, “Cat, sebentar lagi anak-anak bakalan ke 21 nih, ikutan nggak?”

“Ngapaen emang?”, tanya saya seolah saya tidak tahu Lanjutkan membaca ‘Renungan Kecil’

Celoteh Iseng

ITB sepiPagi itu sangat cerah, maklum semalam langit Bandung memuntahkan cairannya tanpa henti ke tanah. Parkiran di kampus sudah terlihat ramai. ITB mungkin menerapkan ideologi sosialis di kampus ini. Anak berduit dan tak berduit terlihat sama di dalam kampus. BMW mereka tak boleh memasuki kampus. Mari kita sama-sama menikmati rindangnya pohon-pohon di kiri kanan Boulevard ITB. Tapi curangnya yang memakai sepeda berkeliaran di sekeliling kampus mencibir saya yang lagi berjalan. Haha Lanjutkan membaca ‘Celoteh Iseng’

Jalan-jalan yuk

Capek nih, masa-masa ujian. Masa-masa banting tulang demi masa depan bangsa. Lebay. Demi masa depan saya maksudnya. Saya ingin jalan-jalan nih. Jalan-jalan yuk!! Ayo packing barang-barang mu!

Bandung

Dulu Deandels, Gubernur Jenderal Hindia Belanda menyebutnya Paris van Java. Tapi saya tidak melihat dimana sih miripnya. Mungkin di tahun 1800an itu Bandung memang belum sejelek ini. :mrgreen:

Dulu waktu awal-awal 1900 pangeran dari Thailand juga pernah ke air terjun di bukit dago sana. Ya, Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia. Merupakan pusat mode (katanya lagi sih). Tempat mobil ber-plat B berkeliaran setiap akhir minggu. Kota pendidikan, katanya, bener juga sih, tiap gang ada kampus.  Berhawa sejuk, namun tetap panas juga di siang hari. Haha Lanjutkan membaca ‘Jalan-jalan yuk’

Tradisi Setahun Sekali

PhotobucketTerlepas dari versi mana yang benar, apakah Ibrahim (Abraham) menyemblih anaknya yang Ismail, dari isteri keduanya, Hagar atau Ishaq (Issac) yang berasal dari isteri pertamanya Sarah. Faktanya sang anak disemblih dan akhirnya diganti oleh Domba oleh yang maha kuasa.

Hingga anaknya tetap hidup, Ismail tetap hidup dan mempunyai keturunan orang-orang arab hingga nabi Muhammad SAW. Ishak pun tetap hidup dan mempunyai keturunan Yusuf, Yaqub, Musa hingga Isa AS. Umat yang mengklaim bahwa nabi ISmail yang disemblih Ibrahim hingga kini masih melanjutkan tradisinya untuk berkurban setiap Idul adha. Lain halnya dengan umat yang mengklaim bahwa Ishaq lah yang disemblih. Yang jelas, di Indonesia tradisi ini dipertahankan dengan semarak. Semua Halaman Mesjid dipenuhi hewan-hewan yang akan disemblih, seperti Kambing, Domba, Sapi. Lanjutkan membaca ‘Tradisi Setahun Sekali’

Perutku Buncit, Perutku Melilit

Beberapa waktu yang lalu, saya dilanda perang melawan zat asam atau zat apalah namanya (kita sebut zat “x”) yang menyerang sistem pencernaan manusia secara sistematis merusak jaringan-jaringan hingga sel-sel usus dan lambung hingga terjadi kesalahan sistem pencernaan yang membuat usus sulit mengabsorpsi cairan sehingga feses yang keluar berupa cairan saja atau sering kita sebut mencret. :mrgreen: . Bagi yang tak tahan dengan postingan ini silahkan di closed sebelum muntah anda keluar dengan semangatnya :) .

Saya mencoba menganalisa dan mencari tahu apa sih penyebab nya. Bayangkan saja saudara-saudara, saya tidak tidur semalaman karena harus bolak-balik ke kamar mandi hingga kamar mandi bosan melihat saya. Sumpah, rasa melilit mengalahkan rasa kemanusiaan yang saya miliki malam itu. Bantal saya pukul-pukul ke perut, kasur pun tak kuasa menahan badan saya yang meliuk-liuk tak karuan. Mencoba untuk mengingat kembali apa saja yang saya makan hari itu. Lanjutkan membaca ‘Perutku Buncit, Perutku Melilit’

Si Kakek

Pagi itu sangat terik. Cacing di perut saya sudah meronta ingin cari induk samang baru, karena sudah lama saya abaikan dan tak saya beri makan. Mereka meronta sehingga terdengar bebunyian dari dalam perut ini. Bukannya gak punya udang tapi memang hasrat bermalasan di kamar mengalahkan hasrat untuk makan. Parah  :)

Dengan berat hati akhirnya saya buka pintu kamar. Sungguh segarnya pagi itu. Saya cari warkop saja biar dekat dan hanya bisa jalan dari kediaman saya. Warkop, sebuah tempat makan favorit ataupun tempat ngopi para mahasiswa kosan.

Dari kosan saya belok kiri, Lanjutkan membaca ‘Si Kakek’

Salam Cinta, Catra

Kubuka pintu, uhf, banyak sekali debu bertebaran disana-sini. Kulihat di pelataran meja nya. banyak sekali laba-laba berkejar-kejaran sesama. Ada apa ini. oh, ternyata setelah dua bulan blog ini dibiarkan jadi tak terurus. Banyak debu dimari. Banyak notification yang terabaikan. Relasi juga banyak bertanya, ada apa gerangan sehingga blog ecek-ecek ini dibiarkan begitu saja.

Bang Soni malah bertanya, apakah saya telah jadi Presiden KM hingga melupakan blog kecil ini? :mrgreen: Bukan bang bukan, cuma sekarang lagi sibuk mencari jati diri kenapa saya bisa begini. Bisa melupakan blog ini maksudnya. hehe. Semenjak ada twitter, plurk, bahkan facebook, semua status telah di update disana sehingga seolah-olah perasaan ini telah mencurahkan semuanya di microblog tersebut.

Saya bahkan terdiam membisu melihat kampung halaman saya luluh lantak, hanya bisa terdiam ketika para menteri akan dinaikkan gajinya. Atau hanya ketawa di dalam hati ketika Pak Ketua MPR gugup dalam memimpin sidang.

Semoga besok saya bisa mengutarakannya kembali.

Salam Cinta

Catra

Ambon Manise

Kata mangga muda manis, mangga datangalah dari hila, orang ambon lah hitam manis, bikin nona tagila-gila,o.. ulate,

Itu sebait lagu O ulate yang lagi saya gandrungi akhir2 ini. Apa maksudnya ini? itu tandanya sakit saya kambuh lagi. Kenapa tidak lagu-lagu hijau daun atau lagi d Massiv yang lagi tenar belakangan ikni. Itu dia sakit saya. Telinga saya mungkin reinkarnasi dari telinga kakek saya atau telinga orang-orang lama yang doyan lagu ini di zamannya.

Omong-omong soal lagu O ulate ada beberapa lagu chaca ambon lagi yang sering nongol di list winamp saya. Ada lagu hura-hura cincin, waktu hujan sore-sore, sioh mama, mari berdendang. Pasti dari sebagian pembaca ada yang tak kenal lagu itu. Saya beretnik minang, sedangkan lagu itu dimainkan oleh etnik maluku, menurut ilmu antropologi, berasal dari keturunan austroloid yang dekat dengan teman-teman dari papua. Namun saya tak mempermasalahkan SARA seperti Andi Malaranggeng yang bawa-bawa nama Bugis sewaktu berkampanye Lanjutkan membaca ‘Ambon Manise’

Sindiran Saykoji

Kemarin saya lagi berada di salah satu warung internet di kampung saya. Seperti biasa di warnet kebanyakan memutar musik-musik untuk menemani pengunjung yang bakalan berselancar di dunia maya ini.

Lagi asyik berselancar di dunia maya, saya yang awalnya tidak ngeh dengan lagu-lagu yang diputar di warnet, tiba-tiba berhenti sejenak ketika terdengar saykoji menyindir saya dengan lagu Online nya Lanjutkan membaca ‘Sindiran Saykoji’

Halaman Berikutnya »


Seberapa Cinta Kamu ke Indonesia?

Welcome

Terkadang politik, terkadang sosial, terkadang juga ngasal, tapi itu semua bentuk aspirasi yang terkadang tak tersampaikan.

telah mampir...

  • 48,583 pengintip

Bukan Iklan

My Popularity (by popuri.us) Photobucket Free Domain Kaskus The Largest Indonesian Community

 

Februari 2010
S S R K J S M
« Jan    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728