Sebuah Catatan

Respon film ayat2 cinta

Posted in ceritaKu, pikiranKu by Catra on 2 March 2008

Image Hosted by ImageShack.us
Setelah menunggu dengan waktu yang cukup lama, akhirnya film ayat-ayat cinta diputar juga. ada beberapa kelemahan dan kelebihan film ini, bagi yang udah baca novelnya mungkin ngerti dengan postingan ini

1. film ini terkesan seperti pertunjukan wayang, lebih banya visualisasinya daripada dialog, serta banya deskripsi2 yang tidak diceritakan di film. bagi yang belum baca novelnya mungkin kebingungan mengikuti alur film ini.

2.karakter dan penokohan di film ini sedikit berbeda dengan novel. bintang film yang memerankan tokoh Fahri, amat sangat teramat cupu. Ga ada kesan dewasa, matang, bijak seperti dalam novelnya. karakter Fahri yang top markotop seperti di novel-nya tak tampak. Malah terkesan Fahri itu orang yang emosional .. ngamuk-ngamuk dan ajaibnya malah dinasehatin sama ‘penjahat’ yang lebih paham soal surah Yusuf dari pada Fahri yang – konon – sangat paham tentang Al Qur’an. aisha di novel terkesan ayu, pintar, rendah hati. di film ini diperankan oleh rianti cartwright, banyak membentak, judes, dan terkesan sombong. fahri dan aisha pun sering ngomong dengan nada tinggi berdua. padahal di novel mereka berbicara lembut sopan dan seperti suami istri yang sakinah.

3. Dan serunya .. melihat Fahri kerepotan ketika harus ber-poligami yang di novel-nya tak sempat dilalui Fahri karena Maria telah ke ’surga’.klimaks di film ini terkesan naik turun, di novel saya dapati konflik dan klimaks nya sewaktu si fahri di penjara dan di sidang. di sini sutradara juga menonjolkan kehidupan rumah tangga nya setelah si fahri nikah lagi dengan maria. (wahh si hanung menambah-nambah ceritanya sndiri)
4. si fahri terlalu cepat menikah di film ini, dari 3 sesi film, fahri telah menikah di setengah sesi pertama, berarti di seper-enam durasi film fahri telah menikah. di novel fahri menikah di pertengahan cerita. jadi terkesan film ini banyak menghilangkan prolog2 bagus.

kelebihan
1. film ini disuguhi oleh musik2 yang enak di dengar dan dapat mempengaruhi emosi penonton di kala sedih.

ini pendapat pribadi saya, kalau anda punya pendapat lain, silahkan

About these ads
Tagged with: , , ,

2 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. chichi said, on 10 May 2008 at 18:35

    menurut gw csi masih bisa di maklumi.. emang bikin film yang diangkat dari novel tuh ada kesulitan tersendiri coz setiap orang punya imajinasi yang beda-beda… so far bolehlah daripada film indo yang pernah ada..

  2. Icha said, on 19 June 2008 at 10:16

    Menurut aq film ayat2 cinta rame aj.yg memang sich ad yg g sesuai dgn isi novel ny tpi itu g membuat film ny jd g rme


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 68 other followers

%d bloggers like this: