Di tengah rutinitas yang sangat membosankan ini, walau sebenarnya sekarang sudah jadwalnya libur. Jadwalnya santai-santai di rumah, makan lotek “inyak”, Makan di kedai “Ni May”, makan mie ayam di depan RS Yos. Hmmm yyuummyyy. Tapi apa daya, untung tak dapat diraih malang tak dapat ditolak. Acara yang Cuma sekali seumur hidup ini mungkin tidak akan disia-siakan, walau sekarang sudah sampai pada tahap menjemukan. Ingin sekali rasanya jika acara ini selesai. Cepat-cepat pulang (yang di Padang siap-siap kopdar-an ya), ketemu ortu yang selalu menanyakan “kapan kawin, eh kapan pulang?” atau adik yang udah siap-siap minta oleh-oleh. Liburan dua bulan lima belas hari (baca : 2,5 bulan) udah hampir habis dengan acara ini. kapan kita dimandiin oli nya nih?
Di tengah pikiran yang udah jemu, tubuh yang udah lelah dengan semua ini. Saya diobati dengan BB KING, Gary Moore, Joe Louis , Jimy Johnson dkk. Musik dengan instrumen blues nya bikin saya segar lagi. Iringan saxophone, piano, dan lead guitar nya yang memainkan musik dengan ceria.
Kata si wiki,
Blues is a vocal and instrumental form of music based on the use of the blue notes. It emerged in African-American communities of the United States from spirituals, work songs, field hollers, shouts and chants, and rhymed simple narrative ballads. The use of blue notes and the prominence of call-and-response patterns in the music and lyrics are indicative of African influence. The blues influenced later American and Western popular music, as it became the roots of jazz, rhythm and blues, and bluegrass. In the 1960s and 1970s, a hybrid form called blues rock developed from the combining of blues with various rock and roll forms.
The phrase “the blues” is a reference to the the blue devils, meaning “down” spirits, melancholy, and sadness. An early reference to “the blues” can be found in George Colman’s one act farce Blue devils (1798).[1] Later during the 19th century, the phrase was used as a euphemism for delirium tremens and the police, and it has been found used in these contexts in letters from Civil War soldiers.
Afro-America, saya pikir mereka adalah orang-orang yang kreatif, mereka bukan hanya menciptakan lagu saja, tapi menciptakan sebuah aliran musik yang disukai oleh masyarakat dunia. Mereka yang membawakan musik blues ini diam-diam, di bawah tanah, sewaktu mereka lagi kehilangan semangat di dunia perbudakan mereka. Kehilangan rasa percaya diri, kehilangan rasa percaya bahwa mereka juga manusia. Mereka membawakan lagu dengankomunitas mereka melonjak-lonjak melampiaskan rasa.
Mungkin seperti itulah gambaran saya sekarang, melampiaskan pikiran mengalihkan otak ke blues, and play it!
Ayo-ngeblues!!!




Blues… kok sampai suka ?
Blues…? Oke banget tu Cat!
Bener-bener bikin rileks, oh ya coba juga jazz dari Laura Fygi, Ella Fitzgerald, dan Dinah Washington. Kalau mau yang cowok, cobain aja Dave Koz.
Kalau di Padang nanti teteup blogging kan Cat?
Blues…? Oke banget tu Cat!
Bener-bener bikin rileks, oh ya coba juga jazz dari Laura Fygi, Ella Fitzgerald, dan Dinah Washington. Kalau mau yang cowok, cobain aja Dave Koz.
Kalau di Sumbar nanti teteup blogging kan Cat?
Sorry duplicated comment..
Soale kamu kan gak di Padang ya..
to wisga =>> bikin pikiran jadi rileks nih
to pak suhadi =>> wah kalau jazz saya kuran suka pak, terkesan rumit dan ga mudah dicerna telinga saya hehehe. kalau blues asik aja denger nya
di Padang ga FULL ACCESS lagi pak, hehehe, ga seperti disini. palingan mampir2 di warnet aja di jam2 tertentu
Balik bandung, ditunggu oleh-olehnya.
minang ajah dee
nedi gampo
males ah blues, biasanya juga gak pake.
tank top aja napa?
*weks… itu sih kalau bule-bule di pantai kaleee…*
gak suka blues, biasanya juga pake celana doang.
suka topless aja.
*pikir-pikir*
eh, itu bule-bule lagi sunbathing di pantai ya?
ada yang gak jelas nih, cat.
jadi catra pulang ke padang gak liburan ini?
atau ditunda pulangnya gara-gara acara sekali seumur-umur di bandung itu?
kasian…
ibo inyiak jo adiak-adiak.
========================
to ubadmarko=>> hehehe, oleh2 kripik balado. syarat balik ke bandung tuh mas
to fanz=>> klo awak nda suka nedi gampo, wak lebih suko ke yang oldies semisal, fetty, yan juned, elly kasim, dkk.
to si uni dokter=>> si uni mentang2 udah liburan sekarang, hhuh, catra liburannya tertunda nihh… udah ga sabar ke Padang.
hayo, kapan pulang? kapan lulus? kapan nikah? *digeplak*
wah.. blues emang asik.. ridu juga suka tuh warna blues (gak nyambung)
the blues chelsea kahhhh
===================
to takochan=>> “kapan lulus?”, sebuah pertanyaan sensitif, “kapan nikah”, pertanyaan yang sensitif lagi, “kapan pulang”, sekarang pertanyaan ini juga ikut2an sensitif.
to ridu=>> emang asik kok, (warna nya juga asyik):)
to zoel=>> ehmmm, saya liverludian lho
Semalam nonton musik di jalanan dlm acara “La Fête de la Musique” sampai jam 1 pagi. Sambil ikutan nyanyi. Sekarang tenggorokanku jadi gatal begini…
Demen blues yahh? hueheh.. saya demen banget loh sama Nina Simone..
Gary Moore, asik Pak… ballads banget
Sambil ngopi n liatin pohon di kejauhan
=====================
to juliach=>> pasti seru banged ya mba…. tapi ga dingin disana mbak? udah musim panas ya…
to jane=>> penikmat aja mbak, hehehe
utchanovsky=>> gary moore emang legendaris dehh, gaya vokalnya unik banget
Eit..coba dulu..
Paling gak Ella Fitzgerald dan Dinah Washington-lah..
Gak rumit kok..
Santai..
*sok tau musik*
Ya..ya.. Nina Simone juga oke.
Yang..”feeling good” itu loh!
nyantai
trus
kadang bisa bikin nangis kalo lagi sensi
*jadi inget blom matiin radio di kamar kost*
======================
to pak suhadi=>> easy listerning nya saya suka jamie cullum, hehe
to yanuar=>> ternyata anda pelupa juga ya?? itu tanda2 gangguan jiwa ringan lho. hehe
no blues…, no jazz…
[secara penggemar jazz]
Wah kapan2 bisa nge-jam bareng neh mainin Gary moore,..kebetulan dah lama ga main
to ngodod=>> saya semuanya masuk aja ke telinga saya, radja saya suka juga yang lagunya patah hati tu sumpah keren
to avartara=>> hehehe, pasti seru tuh… bawain lagu still got the bluesnya…
blues? bukan blue yg “itu” kaan?
hehe..
dari namanya kesannya lagunya bawaannya sedih & mendayu-dayu…
kalok di negri kita, yaaa.. dankdhut mendayu ala hamdan att:)
blue yang mana mbak? blue band?
dang-dut kabarnya digemari juga oleh orang luar mbak..
gw lg nyari temen yang doyan ngeblues, coz gw dari dulu pengen banget belajar music ini. kalo ada waktu luang, tolong Add gw ya, di “saibillyvaughn@yahoo.com” thanks before.