
Ilustrasi Nabi Ibrahim menyemblih anaknya
Terlepas dari versi mana yang benar, apakah Ibrahim (Abraham) menyemblih anaknya yang Ismail, dari isteri keduanya, Hagar atau Ishaq (Issac) yang berasal dari isteri pertamanya Sarah. Faktanya sang anak disemblih dan akhirnya diganti oleh Domba oleh yang maha kuasa.
Hingga anaknya tetap hidup, Ismail tetap hidup dan mempunyai keturunan orang-orang arab hingga nabi Muhammad SAW. Ishak pun tetap hidup dan mempunyai keturunan Yusuf, Yaqub, Musa hingga Isa AS. Umat yang mengklaim bahwa nabi ISmail yang disemblih Ibrahim hingga kini masih melanjutkan tradisinya untuk berkurban setiap Idul adha. Lain halnya dengan umat yang mengklaim bahwa Ishaq lah yang disemblih. Yang jelas, di Indonesia tradisi ini dipertahankan dengan semarak. Semua Halaman Mesjid dipenuhi hewan-hewan yang akan disemblih, seperti Kambing, Domba, Sapi.
Tradisi yang berasal ribuan tahun lalu itu, jauh sebelum Nabi Muhammad lahir, ketika masyarakat Arab kala itu menghormati para pendiri rumah suci Ka’bah, Ibrahim beserta anaknya, yang taat kepada Tuhan yang esa. Terlepas mengenai apapun kepercayaan masyarakat arab kala itu. Yang jelas Ibrahim dan anaknya Ismail mengajarkan bahwa tuhan itu esa.
Hingga sekarang siapapun merasakan tradisinya. Tak terkecuali saya, ketika di rantau sendiri mendengar takbir menggema, mendengar kambing mengembek teringak kala kita berlari-larian di sekeliling masjid di kampung bersama teman-teman mengelilingi hewan kurban. Indahnya saat itu.
jadi ingat sapi SBY yang bercacing
Pertamax, Cat…
Iya Cat, hari Raya Idul Adha mengingatkan kita dengan masa kanak-kanak ya. Oh ya, setelah mahasiswa, Hari Raya Idul Adha mengingatkan saya pada kiriman rendang dari ibu, karena usai hari raya itu pasti ibu saya mengirim satu kaleng rendang dari daging kurban. Namanya, “randang kurban”.
jadi bikin kangen lebaran di kampung ..
anyway, samo kini theme wak jadinyo cat ^_^
Rasanya tradisi ini sudah tidak kental seperti dulu lagi ya.
btw, salam kenal ya.
Sayang sekali, di Swiss, umat Islam masih dilarang melaksanakan ibadah korban.
kamu ngumpulin paling banyak ya catra?
ondeh… talambek bana ambo singgah kamari… selamat idul adha juga ya cat…
benar sekali, tradisi seperti itu memang sangat indah dan sayang sekali untuk dilewatkan…
kunjungan balasan nih, salam kenal yah..thanks udah mampir ke blog ku.
mudah2an korban kita tahun ini di terima oleh Allah swt,dan ber mam faat bagi yang menerima nya,amin ya rabbil alamiin
Salam kenal dari Hary4n4 di Surabaya…
Salam hangat dan damai selalu…
Potong Bebek Angsa kali ya cat hehehe
Asyik tuch klo di Kasih daging gratisan…
hwehweee….
Salam kenal….
mau dongg kambingnya…