KLARIFIKASI RESMI KM ITB MENGENAI PAPUA

Bismillahirrahmanirrahim

Assalamu’alaikum wr wb

SALAM GANESHA!

Menanggapi berbagai isu yang beredar tentang pernyataan diskriminasi ras oleh salah seorang Mahasiswa ITB pada beberapa waktu lalu, kabinet KM ITB akan menjelaskan kronologis kejadian dan perkembangan aktual dari kasus ini kepada rekan – rekan mahasiswa ITB. Kami berharap dengan adanya informasi ini dapat menjawab isu yang selama ini beredar dan diharapkan kita semua dapat berpikir jernih serta menyikapinya dengan bijaksana.

KRONOLOGIS KEJADIAN

Tanggal 2 Mei 2010

Bermula dari Pertandingan Persib vs Persipura pada hari Minggu (2 Mei 2010). Setelah selesai menonton pertandingan bersama teman-teman sepermainan di  rumahnya, Dzulfikri  Imadul Bilad (Zul) menulis status di situs jaringan sosial Facebook pukul 21.00 yang mengandung diskriminasi ras. Satu jam kemudian (pukul 22.00) sudah banyak komentar di facebook yang mengingatkan Zul untuk menghapus status tersebut. Tapi berhubung penulisan status menggunakan fasilitas internet di telepon seluler, Zul tidak dapat  menghapus statusnya pada saat itu juga .

Tanggal  3 mei 2010

Sudah sangat banyak comment di facebook pada saat itu dan diperkirakan status tersebut langsung di-printscreen sehingga berita tersebut langsung tersebar luas sampai ke saudara kita di  Papua. Pada saat itu juga Zul langsung me-remove statusnya dan menggantinya dengan ucapan permintaan maaf. Namun permintaan maaf yang diberikan masih dipandang kurang serius oleh beberapa orang yang mengcounter status FB Zul.

Tanggal 4 mei 2010

Salah seorang mahasiswa S3 ITB yang berasal dari Papua  pada akhirnya mencoba bertindak sebagai mediator pada kasus ini setelah mengetahui  status tersebut pada pukul 19.00. Beliau mendapatkan informasi tersebut langsung dari masyarakat Papua di Jayapura.

Ketika mengetahui status tersebut, yang dilakukannya kemudian adalah:

-          Menenangkan kondisi via facebook dengan statement di facebook sendiri

-          Mencari  Zul  melalui informasi dari orang Papua (NIM, no Hp, nama, prodi)

-          Mengakses Facebook  Zul, lalu membuat statement untuk mengajak bertemu dengan memberikan nomor HP. Namun pada saat itu Zul tidak membalas via facebook.

Tanggal 5 Mei 2010

-          Mediator mengirimkan SMS tanggal pada  pagi hari kepada Zul  untuk mengadakan pertemuan pukul 11.00 di labtek XI

-          Mediator bertemu Zul di labtek XI bersama 6 orang kawan seangkatan dari program studi

-          Mediator mengajak Zul  untuk menemui Pak Brian (kepala Lembaga Kemahasiswaan)

-          Pak Brian selaku dari pihak LK dan masyarakat papua bertemu untuk saling dengar pendapat. saat pertemuan itu memang terjadi permintaan keras dari masyarakat Papua agar Zul mendapatkan sanksi berupa DO

Tanggal 6-17 Mei 2010

-          Proses pencarian data dan penyelidikan dilakukan oleh Komisi Disipilin Penegakan Norma Akademis ITB dalam rangka melengkapi bukti-bukti persidangan

-          Proses mediasi tetap dilakukan oleh pihak ITB

Tanggal 18 Mei 2010

-          Terjadi aksi massa oleh Masyarakat Papua Anti Rasialis di gerbang  depan ITB pada sekitar pukul  13.00 dengan jumlah massa sekitar 100 orang. Aksi tersebut dijaga oleh pihak kepolisian dan keamanan ITB.

-          Informasi terkait kasus ini menjadi semakin marak di media elektronik.

-          Proses persidangan dijalankan di Gedung Annex pada pukul 14.00 dan menghasilkan rekomendasi keputusan : skorsing 3 semester + kerja keprofesian + kerja sosial + bimbingan konseling

BERITA ACARA SIDANG KOMISI DISIPLIN

Tempat                             : Gedung Annex

Waktu                         : 14.00 -17.00

Peserta Sidang          :

-          Bapak Nanang T. Puspito              (Pimpinan sidang)

-          Bapak Djaji Satira                             (Notulen Sidang)

-          Bapak Didi                                           (Notulen Sidang)

-          Ibu Desi                                                (Ketua Program Studi S-1 Kimia)

-          Ibu Yuni                                                (Biro Psikologi ITB)

-          Bapak Ismunandar                          (Dosen Wali  Zul)

-          Bapak Harman                                   (Kepala UPT K3L)

-          Bapak Risman                                    (Kepala Satuan Pengamanan ITB)

-          Bapak Brian Yuliarto                        (Kepala Lembaga Kemahasiswaan)

-          Bapak Sandro                                    (Staff Lembaga Kemahasiswaan)

-          Bapak Sumitra                                   (Kasubdiv hukum rektorat ITB)

-          Herry Dharmawan                           (Presiden KM ITB)

-          Catur Anindhito                                                (Kementerian Pelayanan & Kesejahteraan Mahasiswa KM ITB)

-          Shofarul Wusthony                         (Ketua Himpunan Amisca)

-          Alfred                                                   (Perwakilan Unit Kebudayaan Irian, UKIR ITB)

Forum Klarifikasi Sidang

Beberapa pertimbangan yang didapat pada saat forum dalam penentuan sanksi antara lain :

-          Zul adalah mahasiswa yang berprestasi  secara akademik  (IPK diatas 3 dan  masuk program honors fast track S2  plus beasiswa)

-          Zul adalah mahasiswa yang terhitung aktif dalam kegiatan organisasi, baik kemahasiswaan terpusat (INKM, DAT) maupun Himpunan Mahasiswa Jurusan (Ketua panitia acara Chemistry for Society AMISCA ITB)

-          Zul adalah mahasiswa yang senang membantu teman-temannya dalam bidang akademis sehingga sering menjadi tempat bertanya dan menjadi tutor akdemis kepada teman-temannya.

-          Zul memiliki mimpi dan harapan yang besar terkait kehidupan akademisnya di bidang Kimia (ingin menjadi peraih Nobel Kimia)

-          Pertimbangan Psikologis: Zul memiliki kecerdasan intelektual (IQ) diatas rata-rata, namun  kecerdasan emosional (EQ) yang kurang bagus. Hal tersebut tergambar dari cara Zul berkomunikasi secara verbal dan non-verbal yang kurang baik dan kurang mampu memperlihatkan beban psikologisnya kepada lingkungan sekeliling. Selain itu Zul juga nampak belum mampu berpikir dewasa secara utuh sehingga tidak memikirkan dampak dari perbuatannya di situs jaringan sosial facebook.

-          Pertimbangan  ekonomi : keadaan tingkat ekonomi menengah. Zul telah kehilangan Ayahnya setahun yang lalu dan ibunya seorang guru SMP, sehingga Zul telah dianggap sebagai kepala keluarga karena beliau anak pertama. Selain itu Zul memiliki 3 orang adik yang semuanya masih sekolah.

-          Pengajaran dalam keluarga dalam bidang etika, nettiquette (etika dunia maya) dan penghargaan terhadap keragaman budaya nasional masih sangat kurang. Hal tersebut ditambah dengan komunitas pergaulan yang menyebabkan seorang Zul memiliki fanatisme berlebihan terhadap klub sepakbola.

Hasil Rekomendasi Sidang*

-          Skorsing 3 semester

-          Tugas tambahan terkait keprofesian yang akan dirumuskan oleh kaprodi

-          Tugas sosial yang akan dirumuskan oleh kepala LK

-          Kewajiban untuk konseling kepada biro psikologis ITB

Catatan: apabila tugas-tugas & kewajiban tersebut dijalani dengan baik, maka Zul bisa mendapatkan keringanan.

*keputusan akhir ditentukan oleh Rektor ITB. Sanksi bisa sesuai dengan yang direkomendasikan sidang dan juga bisa lebih ringan atau lebih berat.

PENUTUP

Berkaitan dengan kasus ini rekan – rekan UKIR ITB ( Unit Kebudayaan Irian ) melalui ketuanya ,saudara Milson menyampaikan pendapatnya bahwa sebaiknya kasus ini diselesaikan di dalam lingkungan internal ITB saja. “Ini adalah masalah yang unik.  Kami harap ini dijadikan pembelajaran bagi ITB , civitas academika, dan masyarakat luas dan jangan sampai hal ini terulang lagi”,  ujar Milson. “Selain itu jangan sampai kita menilai ini adalah kesalahan institusi, karena ini adalah tindakan yang dilakukan oleh individu saja”, ujarnya.

Kabinet KM ITB menekankan kepada semua pihak untuk tetap menjaga nama baik almamater ITB. Hal tersebut dapat dilakukan dengan tidak menyebar informasi yang isinya provokatif dan tidak berdasarkan data yang valid serta tidak memperbesar masalah ini di forum apapun, baik forum nyata maupun maya. Rekan-rekan mahasiswa diharapkan dapat menyikapi hal ini dengan bijaksana dan menyerahkan penyebaran informasi melalui satu pintu, yaitu kabinet KM ITB yang memiliki akses lebih dekat kepada para pembuat kebijakan di ITB.

Untuk kedepannya salah satu hal yang dapat kita lakukan bersama untuk mencegah kejadian serupa adalah dengan penanaman pemahaman mengenai pentingnya mencintai negara Indonesia beserta segala ragam budayanya. Hal tersebut menjadi kewajiban kita bersama sebagai salah satu stakeholder dalam pendidikan di ITB, yang bukan lagi sebagai objek tapi sebagai subyek pendidikan.

Demikian keterangan yang dapat kami sampaikan selaku pihak yang memiliki kewajiban untuk memberi informasi yang valid kepada seluruh mahasiswa ITB. Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi kabinet KM ITB.

Untuk Tuhan, Bangsa dan Almamater..

MERDEKA!

Wassalamualaikum  wr.  wb

Biro Kominfo Kabinet KM ITB 2010-2011

5 Responses to “KLARIFIKASI RESMI KM ITB MENGENAI PAPUA”


  1. 1 Wempi 19 May 2010 at 14:49

    jangan asal approve teman, dan jangan asal congos di media social.
    fb itu opt out. setiap kita bikin status sudah terset otomatis view for everyone.

  2. 2 Catra 19 May 2010 at 18:38

    benar skali om. hati2 biki status fesbuk. biar gak kayak gini

  3. 3 fariz 19 May 2010 at 23:29

    ngeri kali ini.. semoga tak berdampak buruk bagi nama itb..

  4. 4 stiss 21 May 2010 at 07:03

    no sara please..kita semua manusia sama diciptakan n dmata Tuhan,apa gunanya saling jelek”in..SARA tuh topik yg sgt sensi..smoga bs djadikan pelajaran..

  5. 5 natasia 16 October 2010 at 21:02

    hati2 juga soal status twitter, pernah juga ada kejadian anak kampus saya, untungnya ga sampe seheboh ini.. :)

    say no to sara!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




telah mampir...

  • 85,261 hits

Welcome

Cuma sedikit catatandan curhatan yang terkadang tentang politik, terkadang sosial, terkadang juga ngasal, tapi itu semua bentuk aspirasi yang terkadang tak tersampaikan.

Twitter

  • Bismillahirrahmanirrahim.. 6 hours ago
  • Serius? Asik, untung masih ada ktm :)) RT @isfariani: Itu serius mahasiswa itb dpt diskon garuda 25%? Syg sekali gw bukan mahasiswa ITB lg 8 hours ago
  • Si Mirdad, org kantor gue, WN Iran. Main futsal jago banget. Blunder dikit bsk dy ga mau se tim lg sm kita. Persis ky temen SD gw dulu 11 hours ago
  • Lho, itu kan bis yang lewatnya 1/2jam sekali bro RT @donnypep: Bis apa yang demen bgt ngajakin penumpangnya sauna gratisan? #TransJakarta 18 hours ago
  • Ketika Abu Bakar mangkat, Umar memberhentikan Khalid jadi panglima & menjadikannya duta besar. Kata umar ini agar umat tak medewakan Khalid. 1 day ago

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.