Balada IPK

Uang bukan segala nya, tapi segalanya butuh uang.

IPK Bukan segalanya tapi segalanya minta IPK

Ya, akhir-akhir ini memang saya sering sekali membuka portal ini. Walau tak ada perubahan-perubahan setelah nilai keluar tapi saya senang sekali melihat detail yang ada di situs tersebut, apalagi detail nilai saya :mrgreen: . Padahal dulu waktu tingkat tiga atau dua sama sekali acuh tak acuh dengan keberadaan portal itu.

Bukan tanpa alasan juga. Tak bisa saya pungkiri bahwa saya terbawa euphoria saya bisa mencapai target saya sebelum lulus harus pernah mencapai IPK yang memuaskan sebelum lulus.

Jujur saja, jurusan tempat saya kuliah sangat pelit, pelit cumlaude, pelit nilai, pelit meluluskan mahasiswa nya tepat waktu, pelit deh pokoknya

  1. Pelit cumlaude, memang benar. Teman-teman saya yang berIP cumlaude bisa dihitung dengan jari. Dari 150 orang angkatan saya
  2. Pelit lulus tepat waktu, angkatan 2007 yang sudah wisuda Juli 2011 ini baru 10 orang, tuh kan betapa baik nya kampus ini. Bayangkan saja kami tingkat empat masih ada dua praktikum. Trus asisten nya siapa? Ya anak tingkat lima atau enam lah. Memang jurusan ini elah di setting lulus lebih dari empat tahun *pembenaran*
  3.  Boro-boro dapat A, lulus dengan nilai C sudah syukur.
Begitulah beberapa anekdot di jurusan saya yang memang terdengar angker.
Dulu, setahun yang lalu, saya iseng-iseng ikut Job Fair. Nyesek juga lihat IPK Minimal nya. Seandainya mereka tahu bagaimana susah nya mencapai IP begitu. Misal nya begini, IPK 3,0 di Universitas A belum tentu sama dengan IPK 3,0 di Universitas B. Nah, kita di seleksi administrasi saja udah kalah sama universitas lain. :(
Bukan tabu ataupun pamali, ini sekedar sharing aja, semester I tahun 2009 saya pernah mendapat IP terendah selama kuliah seluruh Semester yaitu: 1.84  :)
Bagaimana bloggerian? ada yang pernah senasib dengan saya? :)
Tapi, semua nya terbayar setelah beberapa semester akhir mempunyai IP Bagus dan semester delapan ini  memiliki Indeks Prestasi sebesar 3.83

Sekarang alhamdulillah berhasil menyelesaikan S1 dengan IPK> 3.00, mohon doanya ya Bapak-Ibuk agar nanti dimudahkan jalannya :)

Related Post

1. Melawan Hegemoni ITB

13 Responses to “Balada IPK”


  1. 1 Call Me Arin 28 July 2011 at 20:13

    aduh cat… universitas kamu masih mending, bisa lulus dalam 4 tahun. Di jurusan aku mah, angkatan 2007 belom ada yang wisuda… pdahal IPK nya hampir 4…

    sukses ya cat…^_^
    selamat juga buat ipk nya…

    • 2 Catra 29 July 2011 at 23:13

      Wah makasih arin, bdw Jurusan nya apa? Pasti susah banget ya sampe belum ada yang lulus 4 tahun ini ;)

      • 3 Call Me Arin 23 October 2011 at 08:03

        Ga susah si sbenernya.. buktinya banyak yg tamat dengan ipk hampir 4… but, it’s all about bureaucracy… birokrasi… dosennya pada sibuk ke luar negeri, pada sibuk bikin penelitian sendiri… (UNP-Bahasa n sastra inggris)

  2. 4 soe 28 July 2011 at 20:58

    wah wah wah… mangtaps ei…

    kalau ipk gue pernah anjlok pada semester ke dua, 2,4 semester pertama 3,3 tapi alhamdulillah wisuda diploma dengan ipk 3,34

    tetap semangat gan!

  3. 5 alrisblog 29 July 2011 at 21:24

    Selamat Catra kalau udah wisuda. Btw, lulusan dari tempat kamu kan jaminan gampang dapat kerja. Almamater lo punya nama besar, kawan
    Ka cari karajo atau malanjuikkan ka S2?

  4. 7 frezyprimaardi 31 July 2011 at 00:18

    hahahaha.. IP bukan segalanya..tapi AWAL DARI SEGALANYA..hahaha

  5. 8 rian 31 July 2011 at 14:24

    ayo berjuang untuk ipk yang lebih baik. demi kedjajaan bangsa :lol:

  6. 9 ray rizaldy 3 August 2011 at 22:33

    whahaha, iya cat. emang IPK bikin serba salah.
    apalagi pas ngeliat web2 beasiswa. rasanya pengen ngulang kuliah lagi. *curcol*

    eh, selamat ramadhan ya. :)

  7. 10 Ikkyu_san 5 August 2011 at 11:21

    hmmmm kayaknya nih ya… IPK ngga kepake kalau melamar di perusahaan di Jepang. Lah diterimanya aja wakt tingkat 3, belum pasti lulus juga. Aku juga waktu melanjutkan ke Jepang ngga ditanya IPKnya berapa. Kalau terlihat pinter dan lugas ya diterima aja kali ya? Meskipun aku tidak pernah IP dibawah 3.5 ***nyombong dikit ahh*** but, aku memang bukan eksakta kan.

    EM

  8. 11 edratna 12 August 2011 at 21:12

    IPK masih merupakan penilaian…kalau tanpa IPK, perusahaan akan sulit menyaring pendaftar yang berjumlah ribuan. Jangan kawatir, perusahaan juga menilai asal lulusan dari mana, jadi sebenarnya tetap dibedakan, tapi tak diomongkan.

    Dan IPK diatas 3 memang harus diperjuangkan…siapa tahu nanti ingin dapat beasiswa untuk melanjutkan kuliah lagi…..
    Dan jangan lupa, setelah kerja kita akan terus ketemu yang namanya ujian…bahkan rasanya tiap tahun ada ujian deh……


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s




telah mampir...

  • 85,261 hits

Welcome

Cuma sedikit catatandan curhatan yang terkadang tentang politik, terkadang sosial, terkadang juga ngasal, tapi itu semua bentuk aspirasi yang terkadang tak tersampaikan.

Twitter

  • Bismillahirrahmanirrahim.. 6 hours ago
  • Serius? Asik, untung masih ada ktm :)) RT @isfariani: Itu serius mahasiswa itb dpt diskon garuda 25%? Syg sekali gw bukan mahasiswa ITB lg 8 hours ago
  • Si Mirdad, org kantor gue, WN Iran. Main futsal jago banget. Blunder dikit bsk dy ga mau se tim lg sm kita. Persis ky temen SD gw dulu 11 hours ago
  • Lho, itu kan bis yang lewatnya 1/2jam sekali bro RT @donnypep: Bis apa yang demen bgt ngajakin penumpangnya sauna gratisan? #TransJakarta 18 hours ago
  • Ketika Abu Bakar mangkat, Umar memberhentikan Khalid jadi panglima & menjadikannya duta besar. Kata umar ini agar umat tak medewakan Khalid. 1 day ago

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.