27 Mei 2009 oleh Catra

Kopassus
Sedih ketika melihat berita pesawat hercules TNI jatuh di pemukiman penduduk. Ratusan jiwa menjadi tumbal. Mereka meninggal bukan di medan pertempuran di tengah hutan kalimantan melawan Malaysia. Juga bukan di perairan Aru di Irian Jaya melawan Belanda. Juga bukan di Pulau Timor melawan Fretilin Guerilla. Mereka mengantarkan nyawanya masuk ke dalam peti mati yang bernama hercules.
Sebenarnya sekarang bangak alutsista TNI-POLRI yang telah menjadi barang rongsokan dan perlu diremajakan. Mulai dari pesawat tempur kita. Kapal tempur, Senjata api, Tank, Meriam dan lain Baca entri selengkapnya »
Tag: ambalat, anggaran, hercules, rakyat, tentara, tni
Ditulis dalam ceritaKu | 31 Komentar »
25 Mei 2009 oleh Catra

Salib dan umat Kristen, ujung ke ujung, sudah kuuji; Dia tidak ada di salib.
Aku pergi ke kuil Hindu, ke pagoda kuno; tidak ada tanda apapun di dalamnya.
Menuju ke pegunungan Herat aku melangkah, dan ke Kandahar aku memandang; Dia tidak di dataran tinggi maupun dataran rendah.
Dengan tegas aku pergi ke puncak gunung Kaf yang menakjubkan; di sana cuma ada tempat tinggal legenda burung Anqa.
Aku pergi ke Kakbah di Mekkah; Dia tidak ada di sana.
Aku menanyakannya kepada Avicenna, sang filsuf; Dia ada di luar jangkauan Avicenna.
Aku melihat ke dalam hatiku sendiri; di situlah tempat-Nya, aku melihat diri-Nya.
Dia tidak di tempat lain.
(Jalaluddin Rumi)
Tag: agama, buddha, hindu, islam, kristen, malaikat, motivation, theis
Ditulis dalam motivation, perjalanan, pikiranKu | 16 Komentar »
22 Mei 2009 oleh Catra

Kampanye UAS bersih di kampus Dago
Sumpah, saya bukan promotor The Changcuters. Saya bukan tim manajemen The Changcuters. Saya juga bukan cancut sejati. Memang, judul di atas adalah salah satu hits di album terbaru mereka. Gaya bermusiknya sekarang jadi lebih variatif, dan saya sedikit-demi sedikit mulai menikmati alunan gaya bermusiknya. Ya, beralih sedikit demi sedikit dari musik keroncong ke musik yang lebih modern.
Omong-omong soal Dago, kegiatan sehari-hari saya memang muter-muter di sana saja. Saya kuliah di kampus Dago yang punya rutinitas nginep di kampus, ngampus di kosan atau sebaliknya nginep di kosan, ngampus di kampus. Kadang singgah dulu di depan Unpad waktu jam makan siang. Hitung-hitung cuci mata. *berlagak jadi anak Unpad* atau menghabiskan waktu sholat di masjid kayu Salman di waktu zuhur *ceile*. Terkadang juga sering singgah di kedai ayam krispi di simpang dago untuk cuma membeli es cone dan menghirup wangi ayam krispi yang kelihatannya sangat gurih, namun urung untuk membelinya. Maklum. Baca entri selengkapnya »
Tag: bali, bandung, dago, itb, jakarta, menyontek, ujian
Ditulis dalam ceritaKu | 34 Komentar »
17 Mei 2009 oleh Catra
Sudah lebih bertahun – tahun saya meninggalkan kampung halaman saya. Dengan bermodalkan tekad yang kuat saya dengan berat hati meninggalkan tanah kelahiran berikut handai taulan sanak kerabat beserta kebun kelapa belakang rumah yang dulunya sering saya panjat untuk mengambil air kelapanya nan sungguh nikmat.
Ibu saya telah menjanda sedari saya kecil, saya bahkan tidak pernah merasakan bagaimana rasanya punya seseorang ayah. Sesuai dengan kebiasaan di kampung kami, seseorang belum bisa disebut dewasa sebelum bisa mencari makan dengan keringatnya sendiri.
Kampung saya terletak di pinggir pantai. Tepi barat Sumatera. Langsung berhadapan dengan Samudera Hindia yang ganas. Kampung kami merupakan penghasil kelapa yang sangat berpotensi. Namun tetap saja kelapa tak bisa membuat kami bertahan hidup tanpa beras, ikan dan lainnya. Kita tetap berdagang dengan sesekali kapan dagang merapat ke kampung kami. Baca entri selengkapnya »
Tag: batu, durhaka, kutukan, malin kundang, minangkabau
Ditulis dalam ceritaKu | 36 Komentar »
12 Mei 2009 oleh Catra
Capek nih, masa-masa ujian. Masa-masa banting tulang demi masa depan bangsa. Lebay. Demi masa depan saya maksudnya. Saya ingin jalan-jalan nih. Jalan-jalan yuk!! Ayo packing barang-barang mu!
Bandung
Dulu Deandels, Gubernur Jenderal Hindia Belanda menyebutnya Paris van Java. Tapi saya tidak melihat dimana sih miripnya. Mungkin di tahun 1800an itu Bandung memang belum sejelek ini.
Dulu waktu awal-awal 1900 pangeran dari Thailand juga pernah ke air terjun di bukit dago sana. Ya, Bandung merupakan salah satu kota besar di Indonesia. Merupakan pusat mode (katanya lagi sih). Tempat mobil ber-plat B berkeliaran setiap akhir minggu. Kota pendidikan, katanya, bener juga sih, tiap gang ada kampus. Berhawa sejuk, namun tetap panas juga di siang hari. Haha Baca entri selengkapnya »
Tag: bali, bandung, indah, jakarta, kota, Padang, pantai, wisata
Ditulis dalam Uncategorized | 31 Komentar »
8 Mei 2009 oleh Catra
Lamun huwus kalah nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tañjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompu, ring Bali, Sunda, Sriwijaya, Tumasik, samana ingsun amukti palapa.

Sang Patih
Tetesan hujan tak juga berhenti membasahi bumi, sudah dua hari ini matahari seperti enggan muncul melihatkan keperkasaan sinarnya. Memancarkan energi, dengan frekuensi laju cahaya yang tinggi, setelah menembus atmosfer malah terkurung di dalam atmosfer itu sendiri. Huh, itu pembahasan ilmuwan beberapa abad mendatang.
Walau sedikit basah saya tetap semangat menuangkan pupuk ini ke sekitar taman ini. Oh ya, Sekarang, ada isu terdengar bahwa sang raja lagi bingung. Dia masih belum menemukan pendamping hidupnya. Baca entri selengkapnya »
Tag: gajah mada, hayam wuruk, kalimantan, majapahit, malaysia, singapura, trowulan, tumasik
Ditulis dalam Uncategorized | 21 Komentar »
3 Mei 2009 oleh Catra
Beberapa waktu yang lalu forum sebelah di hebohkan oleh seorang remaja Inggris yang tergila-gila sama Indonesia. Loren Hakeney (Search aja namanya di FB). Dia sangat berharap bisa mengunjungi Indonesia. Bahkan dia juga ingin lahir dan besar di Indonesia.

Loren with 'INDONESIA' wrote in the sand
Baca entri selengkapnya »
Tag: agama, australia, bule, islam, kim, kristen, lampung, muallaf
Ditulis dalam Uncategorized | 27 Komentar »